Postingan

tantangan ke 4 level 6

tantangan kali ini saya dan anak-anak berinteraksi saat saya dan anak-anak sedang dalam perjalanan di dalam kendaraan. Saat itu disetiap jalan ada berbagai bentuk yang kami amati dan berbagai warna yang juga kami temui. Tantangan pertama dimulai saat di lampu merah. Saat itu mobil dalam keadaan diam, lalu saya bertanya mengapa mobil diam. Dan anaksaya yang pertama mengatakan bahwa lampu sedang dalam keadaan merah di dalam lingkarannya. Lalu kita sama-sama berhitung sampai berapa lama lampu merah tersebut berganti ke hijau. Setelah lampu berganti ke hijau. Anak saya yang kecil bersuara kencaang sekali. Ibuuu sudah hijau. Disitu langsung saya bilang ayoo kita jalan. Tantangan kedua disaat kita melihat perbedaan warna antara indomaret dan alfa hehe.... anak saya yang besar mengajarkan ke anak saya yang kecil warna-warna tersebut. Tantangan ketiga disaat kita hendak makan di suatu tempat. Dalam memesan makanan saya memberi contoh misalnya kita ada bertiga bearti nanti pesannya 3 macam me...

Tantangan ke 3 Level 6

Hari ini anak-anak bermain pasar-pasaran bersama dirumah. saya berperan sebagai tukang sayur sedangkan anak-anak sebagai pembelinya. Masing-masing anak diberikan modal uang-uangan dan catatan kecil berupa gambar-gambar apa saja yang akan mereka belanjakan. Sambil belanja anak-anak bersenda gurau sambil memikirkan jumlah uang yang mereka punya. lucu si saya melihat mereka. Sambil belajar sambil bermain,sangat bermanfaat sekali meskipun anak-anak belum begitu paham tentang uang. Sorenya setelah mereka selesai bermain uang-uangan yang tadi mereka punya dihitung bersama-sama. Berapa sisa uang yang mereka miliki setelah selesai bermain pasar-pasaran. Sambil belajar pengurangan,sambil bermain rupanya membuat anak-anak senang sekali.

tantangan ke 2 Level 6

Hari ini hari kedua anak2 sudah mulai bersekolah. di hari kedua ini kakak aiko saat bersekolah di ajarkan oleh ibu gurunya saat baris berbaris hadap kanan dan kiri.langkah depan langkah belakang sambil berhitung. setelah itu masuk kedalam kelas,didalam kelas berhitung anak laki2 ada berapa dan anak perempuan ada berapa. Sedangkan untuk adiknya aruna saat bersekolah di playgroup ikoruna adiknya berhitung sambil bernyanyi lagu 1-2-3-4-5. Setelah di sekolah anak2 bermain lempar dadu sama saya dirumah. sambil bermain dan berhitung dadu apa yang keluar. Anak2 senang sekali menebak-nebak dadu yang keluar. Itulah kegiatan saya dan anak2 selama belajar matematika

Tantangan 1 Level 6 "Temukan Matematika di sekitar kita:

Hari ini 17 Juli 2017 hari pertama kk aiko masuk sekolah di tempat lain. Dihari pertama kk aiko betul2 diluar dugaan sama sekali. Yang awalnya saya pikir anak saya akan mengganggu anak2 lain. Tapi ternyata kk aiko sangat menikmati saat di sekolah. menuruti perintah dari ibu guru dan sama sekali tidak mengganggu yang lain. Disini saya sempat mendengar saat kk aiko masuk kedalam kelas. Saat itu saya dengar bahwa saat gurunya menanyakan ada berapa jari2 di tangan, saya lihat bahwa kk aiko berusaha memghitung jari2nya dan setelah selesai aiko menjawab dgn sangat benar. untuk adiknya aruna, kalau saya perhatikan itu saat melihat kk aiko berbaris. disitu adik aruna bertanya pada saya: bu teman kakak yg laki2 ada berapa dan perempuan ada brp. Sehingga saya dan adik aruna sama2 menghitung mana anak perempuan dan mana anak laki2.

Gaya Belajar anak 10

Hari ini tanggal 5 Mei 2017 dimana anak saya yang pertama sudah mulai bisa beraktifitas lagi sudah mau ikut sekolah di Ikoruna. Rasanya happy si sudah mulai turun panasnya dan kembali lagi normal, meskipun untuk nelan masih sakit sedikit. Saat disekolah, saya perhatikan anak saya sudah mulai beradaptasi dengan teman2nya. Selalu duduk yang manis tidak jalan2 dan lari2. Memang kematangan usia itu sangat penting sekali, sehingga anak2 pun akan terlihat antusias dalam belajar atau tidak. Kalau saya perhatikan dalam belajar saat ini saya lihat karena banyak bernyanyi dan bertepuk tangan anak saya mengikuti dengan baik. Untuk cooking class juga mengikuti dengan baik. sesuai dgn tipe kinestetik. Sedangkan adiknya malu2 di dalam kelas. Lebih banyak ingin di pangku saya, meskipun anak saya mendengarkan. Karena begitu sampai dirumah ia melakukannya di rumah. Mungkin termasuk tipe yang Auditory. Setelah kegiatan di sekolah kami pulang kerumah dan bermain seperti biasa.

Gaya Belajar Anak 9

Hari ini 2 Mei 2017 dimana anak saya masih sakit panasnya dan kambuh amandelnya. Dikarenakan sangat rewel sekali jadi kegiatan yang tadinya akan dilakukan bersama anak saya yang kedua menjadi terhenti untuk sementara waktu. Karena panasnya tidak turun2, akhirnya saya panggil pijat anak yang memang biasa memijat anak2 kalau terkena demam. Saat di pijat anak saya yang pertama diajak ngobrol sama tukang pijatnya. Menurut beliau anak saya pintar sekali menjawab segala macam pertanyaan yang diberikan olehnya. Bahkan menurutnya anak saya selalu ingin tahu tentang apa yang beliau ceritakan. Namun dalam percakapan antara tukang pijat dan anak saya, disitu anak saya terlihat seperti yang termasuk yg auditory. Jadi berusaha mendengar terlebih dahulu. Sedangkan anak saya yang kedua saat kakaknya dipijat ia hanya melihat dan mengamati sampai kakaknya selesai. hari ini mungkin tidak terlalu banyak aktivitas pengamatan belajar anak.semoga besok sudah lebih baik lagi

materi gaya belajar anak

πŸ’πŸˆCemilan Rabu πŸ’πŸˆ Materi #4 Memahami Gaya Belajar Anak 🌱 *ANAK ADALAH BENIH KEHIDUPAN*  πŸŒ± Banyak orang tua mengeluhkan anak tidak mau mengikuti perintah atau malah melakukan hal yang dilarang. Pada prinsipnya, anak bukanlah kertas kosong yang akan pasif menerima semua perintah atau perlakukan dari lingkungan sekitar.Sebaliknya anak memiliki gambar dan warna sendiri yang tidak dapat diabaikan begitu saja. Maka pendidikan seharusnya tidak menyamaratakan anak, tetapi memahami keistimewaan anak dan mengembangkannya. πŸ₯ *Motivasi Eksternal & Motivasi Internal* 🐣 Penelitian yang dilakukan oleh Daniel Pink memberikan hasil bahwa dorongan dari luar berupa ganjaran dan hukuman pada anak, tidak efektif dalam mendidik anak. Apabila seorang anak diberikan iming-iming saat berhasil dengan satu tantangan, anak memang bisa lebih cepat bertindak, namun dampaknya cepat menghilang dan menimbulkan ketergantungan. Motivasi Internal berarti menumbuhkan kesadaran pada diri anak, men...