Project Family 2 Bunda Sayang
PROJEK KELUARGA 2
*Nama Projek* : Membantu Auntie di Daycare Ikoruna
*Gagasan* : Sering kali saya dan anak-anak bermain di Ikoruna Daycare, namun kadang-kadang kalau saya dan anak-anak bermain ke sana sering kali merepotkan para auntie di sana. Sehingga muncullah ide yang dari hasil diskusi dengan ayahnya semalam hehehe...
*Pelaksanaan* : hari Kamis, 23 Maret 2017, PIC: Auntie Eka (auntie di Ikoruna)
anak pertama: "Asisten auntie"
anak kedua: "sang penghibur”.
Selama melakukan Project ini anak saya yang pertama wajib selalu ada di dekat auntie Eka untuk menerima perintah yang diberikan oleh auntie eka. Sedangkan anak saya yang kedua bertugas untuk menghibur teman-teman di Ikoruna daycare dengan mengajak bermain dibantu oleh auntie lili.
📌 AMATI
*Aspek Komunikasi Produktif*
Selama mengerjakan tugas yang diberikan oleh auntie Eka kepada kakak Aiko, anak saya yang pertama sangat antusias sekali. Karena ia diberikan kesempatan untuk bisa membantu auntie. Anak saya yang keduapun demikian, ia merasa senang sekali bisa menjadi sang penghibur dengan menyanyi dan menari bersama auntie lili dan teman-teman.
*Aspek Kemandirian*
Kalau saya amati anak saya yang pertama sudah mengerti apa yang menjadi tugasnya membantu auntie eka. Sehingga saat itu saya perhatikan anak saya yang pertama sudah tau apa yang harus dilakukan dan apa yang harus diambil sesuai dengan apa yang auntie eka infokan. Kalau anak saya yang kedua masih agak malu-malu dalam hal performance.
*Aspek Kecerdasan*
Bagaimana cara anak meningkatkan rasa ingin tahunya? Disini banyak kesempatan untuk bisa meningkatkan rasa ingin tahunya terutama untuk anak yang paling besar ia sangat senang sekali bisa membantu menjaga bayi-bayi yang kebetulan ada di daycare kami. Membantu menyiapkan susu, membantu auntie menyiapkan makanan sampai membantu auntie untuk menyiapkan kebutuhan anak-anak daycare.
bagaimana cara anak mengelola emosi selama projek berjalan?Emosinya naik turun saat itu hahahahahaha...apalagi kalau saat membanti auntienya membawakan peralatan mandi dan susah dibawa sendiri langsung deh kadang suka marah2 sendiri. hihihiihi...tp kalau sudah diberi kesempatan untuk memberikan susu kepada anak-anak bayi waduuuh senangnyaaa bukan main.
Bagaimana cara anak meningkatkan kebermanfaatan dirinya dengan projek tersebut? Kalau saya perhatikan ia akan lebih semangat melakukan tugasnya sebagai asisten auntie di daycare apabila auntienya pun merasa percaya kepada anak saya bahwa dia bisa.
📌 TERLIBAT
Disini saya sebagai orang tua hanya sebagai fasilitator untuk anak-anak saya bagaimana mereka bisa belajar membantu para auntie di daycare.
📌 Aliran rasa pada project family yang dikerjakan hari ini membuat saya kagum ternyata kedua anak saya bisa menjalankan tugasnya dengan baik meskipun mereka baru berusia balita.
*Nama Projek* : Membantu Auntie di Daycare Ikoruna
*Gagasan* : Sering kali saya dan anak-anak bermain di Ikoruna Daycare, namun kadang-kadang kalau saya dan anak-anak bermain ke sana sering kali merepotkan para auntie di sana. Sehingga muncullah ide yang dari hasil diskusi dengan ayahnya semalam hehehe...
*Pelaksanaan* : hari Kamis, 23 Maret 2017, PIC: Auntie Eka (auntie di Ikoruna)
anak pertama: "Asisten auntie"
anak kedua: "sang penghibur”.
Selama melakukan Project ini anak saya yang pertama wajib selalu ada di dekat auntie Eka untuk menerima perintah yang diberikan oleh auntie eka. Sedangkan anak saya yang kedua bertugas untuk menghibur teman-teman di Ikoruna daycare dengan mengajak bermain dibantu oleh auntie lili.
📌 AMATI
*Aspek Komunikasi Produktif*
Selama mengerjakan tugas yang diberikan oleh auntie Eka kepada kakak Aiko, anak saya yang pertama sangat antusias sekali. Karena ia diberikan kesempatan untuk bisa membantu auntie. Anak saya yang keduapun demikian, ia merasa senang sekali bisa menjadi sang penghibur dengan menyanyi dan menari bersama auntie lili dan teman-teman.
*Aspek Kemandirian*
Kalau saya amati anak saya yang pertama sudah mengerti apa yang menjadi tugasnya membantu auntie eka. Sehingga saat itu saya perhatikan anak saya yang pertama sudah tau apa yang harus dilakukan dan apa yang harus diambil sesuai dengan apa yang auntie eka infokan. Kalau anak saya yang kedua masih agak malu-malu dalam hal performance.
*Aspek Kecerdasan*
Bagaimana cara anak meningkatkan rasa ingin tahunya? Disini banyak kesempatan untuk bisa meningkatkan rasa ingin tahunya terutama untuk anak yang paling besar ia sangat senang sekali bisa membantu menjaga bayi-bayi yang kebetulan ada di daycare kami. Membantu menyiapkan susu, membantu auntie menyiapkan makanan sampai membantu auntie untuk menyiapkan kebutuhan anak-anak daycare.
bagaimana cara anak mengelola emosi selama projek berjalan?Emosinya naik turun saat itu hahahahahaha...apalagi kalau saat membanti auntienya membawakan peralatan mandi dan susah dibawa sendiri langsung deh kadang suka marah2 sendiri. hihihiihi...tp kalau sudah diberi kesempatan untuk memberikan susu kepada anak-anak bayi waduuuh senangnyaaa bukan main.
Bagaimana cara anak meningkatkan kebermanfaatan dirinya dengan projek tersebut? Kalau saya perhatikan ia akan lebih semangat melakukan tugasnya sebagai asisten auntie di daycare apabila auntienya pun merasa percaya kepada anak saya bahwa dia bisa.
📌 TERLIBAT
Disini saya sebagai orang tua hanya sebagai fasilitator untuk anak-anak saya bagaimana mereka bisa belajar membantu para auntie di daycare.
📌 Aliran rasa pada project family yang dikerjakan hari ini membuat saya kagum ternyata kedua anak saya bisa menjalankan tugasnya dengan baik meskipun mereka baru berusia balita.
Komentar
Posting Komentar