Tantangan ke 9 melatih kemandirian Bunda Sayang

Tantangan ke 9 melatih kemandirian tidak berlaku pada anak-anak saya. Dikarenakan kedua anak-anak saya sedang sakit. Jadi otomatis inilah saatnya melatih kemandirian untuk diri saya sendiri. Disaat suami sedang tidak ada dirumah dan anak-anak pada sakit, saya sebagai seorang ibu dituntut untuk mandiri menjaga anak-anak saya dengan sangat baik. Dari sejak malam kedua anak-anak saya tidak bisa tidur dengan baik. Kakak mengeluh hidungnya sulit untuk bernafas sedangkan adiknya badannya panas sekali. Disitu saya merasa ingin menangis sebenarnya. Karena saya sendiri juga bingung harus pilih mana dulu yang saya dahulukan. Dengan berpikir jernih akhirnya saya memberikan adik parasetamol agar panas tubuhnya segera turun. Setelah itu saya gendong adiknya memakai gendongan sambil memberikan kakak uap panas dan vicks ke hidungnya. Memang disaat-saat seperti ini kita sebagai seorang ibu harus bisa menghadapi situasi meskipun tanpa kehadiran suami didekat kita. Untungnya anak saya yang pertama bisa langsung tidur di tempat tidur. Sedangkan adiknya hanya mau tidur sambil di gendong sampai betul-betul terlelap baru bisa saya tidurkan di tempat tidur.
Pagi-paginya saya ajak ikut serta ke daycare, karena memang tidak ada yang bisa menemani mereka di dalam rumah. Lalu saya ajak anak-anak makan bubur yang sudah saya buat semalam setelah anak-anak tidur. Lumayan adiknya agak rewel susah ngga mau makan. hmmm... melatih kemandirian utk saya agar saya bisa tidak mengeluh disaat kondisi seperti ini.
Tantangan melatih kemandirian alhamdulilah masih bisa di berikan kesempatan untuk saya menjadi ibu yang mandiri disaat anak-anak sedang sakit dan tidak mungkin untuk diberikan tantangan kemandirian pada anak-anak.

Komentar

Postingan populer dari blog ini

resume materi 2

tantangan ke 3 melatih kemandirian Bunda Sayang

Resume materi 3